Buletin Fawaid Buletin Fawaid

🔍

01 - Materi HSI: Pengagungan terhadap Ilmu Bagian 1

**Materi HSI: Pengagungan terhadap Ilmu Bagian 1** **Pemateri: Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.** ++ https://archive.org/download/01-pi-hr/01_pi_hr.mp3 ### Pembuka ]] السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ ]] الْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ ### Ringkasan Inti - Ini adalah *halaqah* pertama dari *Muqaddimah Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah* tentang **Pengagungan terhadap Ilmu Bagian 1**. - Guru mulia Syaikh Dr. Shalih ibn Abdillah ibn Hamid Al-‘Ushaimi *hafizhahullah* dalam *muqaddimah* kitab *Khulashah Ta’dzimil ‘Ilmi* berkata: > **banyak-sedikitnya ilmu seseorang sesuai dengan pengagungannya terhadap ilmu itu sendiri**. > **Hati yang penuh pengagungan terhadap ilmu** pantas menjadi tempat ilmu. Sebaliknya, **semakin berkurang pengagungannya**, semakin berkurang pula bagian ilmunya. - Beliau menyebutkan **20 perkara** bentuk pengagungan terhadap ilmu. Pada *halaqah* ini dibahas **4 perkara pertama**. ### Tabel: 4 Bentuk Pengagungan terhadap Ilmu | No | Bentuk Pengagungan | Penjelasan Ringkas | |---|---|---| | 1 | **Membersihkan tempat ilmu, yaitu hati** | Hati harus bersih agar ilmu berkenan masuk. **Semakin bersih hati, semakin menerima ilmu**. Yang mengotori hati dan menghalangi ilmu: **kotoran syahwat** dan **kotoran syubhat**. | | 2 | **Mengikhlaskan niat karena Allah ﷻ** | Kadar ilmu yang diperoleh sesuai keikhlasan. Niat ikhlas dalam menuntut ilmu adalah: **mengangkat kebodohan dari diri sendiri**; **mengangkat kebodohan dari orang lain**; **menghidupkan ilmu dan menjaganya agar tidak punah**; **mengamalkan ilmu**. | | 3 | **Mengumpulkan tekad untuk menuntutnya, meminta pertolongan kepada Allah ﷻ, dan tidak merasa lemah** | Dalil hadis: **احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجِزْ**
“Hendaklah engkau semangat melakukan apa yang bermanfaat untuk dirimu, mohonlah pertolongan kepada Allah ﷻ, dan janganlah engkau merasa lemah.” (**HR Muslim**).

Contoh:
Imam Ahmad bin Hanbal terkadang ingin keluar rumah untuk menghadiri *majelis* ilmu gurunya sebelum waktu Subuh; sebagian mereka membaca *Shahih Al-Bukhari* kepada gurunya dalam **3 majelis/pertemuan**. Ini menunjukkan **semangat dan tekad para pendahulu** dalam menuntut ilmu. | | 4 | **Memusatkan semangat untuk mempelajari Al-Qur’an dan Al-Hadits** | Karena keduanya adalah **asal ilmu** itu sendiri. | ### Penutup ]] وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ Demikian materi *halaqah* kali ini; akan bertemu kembali pada *halaqah* selanjutnya.

Tulis Ulasan Anda